6 Bulan di ISS, Astronaut Crew-1 Lakukan Berbagai Penelitian Ilmiah

6 Bulan di ISS, Astronaut Crew-1 Lakukan Berbagai Penelitian Ilmiah

TIGA astronaut NASA bersama seorang kru dari Badan Antariksa Jepang meluncur ke International Space Station (ISS) menjalankan misi bersejarah Crew-1. Keempat awak menaiki Roket Falcon 9 SpaceX dan lepas landas dari Kennedy Space Center di Florida, Amerika Serikat, pada Minggu 15 November pukul 19. 27 waktu setempat. Mereka akan bertugas di sana selama enam bulan.

Baca juga: 7 Eksperimen Unik di Balik Misi Crew-1 ke Stasiun Luar Angkasa 

Crew Dragon atau yang disebut juga Resilience berlabuh di ISS pada Senin malam pukul 11. 01 ET. Keempat astronaut Crew-1 yang terdiri dari Mike Hopkins, Victor Glover, Shannon Walker, dan Soichi Noguchi disambut oleh astronaut NASA Kate Rubins bersama kosmonaut Rusia Sergey Ryzhikov dan Sergey Kud-Sverchkov.

“Pintu terbuka dan astronaut NASA @SpaceX Crew-1 Shannon Walker, @Astro_Soichi, @AstroVicGlover, dan @Astro_illini adalah penghuni baru di @Space_Station, ” tulis NASA melalui akun Twitter resminya, seperti dikutip dari Fox News , Kamis (19/11/2020).

Astronaut Crew-1 dan Rubins akan melakukan berbagai penelitian ilmiah selama enam bulan tersebut. Pada awal tahun ini, Misi Demo-2 menandai pertama kalinya astronaut diluncurkan dari Amerika sejak penerbangan Space Shuttle terakhir pada 2011.

Baca juga: Sukses Berlabuh di ISS, Crew-1 Jadi Awal Penerbangan Komersial NASA 

Setelah pesawat ulang-alik berhenti beroperasi, astronaut NASA pergi ke orbit dengan hanya mengandalkan Roket Soyuz Rusia. AS membayar sekira USD75 juta kepada Rusia untuk mengirimkan astronaut ke luar angkasa.

(han)