Implementasi 5G Membutuhkan Ketersediaan Infrastruktur yang Memadai

Implementasi 5G Membutuhkan Ketersediaan Infrastruktur yang Memadai

JAKARTA – Jaringan 5G sangat membutuhkan ketersediaan infrastruktur dalam malakukan network sharing dan frequency sharing yang merata.   Dian Siswarini, Dirut XL Axiata mengatakan, diperlukan konsep Network sharing untuk dapat mendukung jaringan 5G di Indonesia.

“Jaringan 5G ini akan membutuhkan ketersediaan dalam beberapa aspek ekosistemnya” ungkap Dian Siswarini, Dirut XL Axiata, dalam acara Digital Telco Outlook, Selasa (15/12/2020)

  Baca Juga:   5G Ternyata Bisa Bikin Boros Baterai

Maka itu, XL telah mengeksplorasi beberapa opsi network sharing termasuk aset sharing lainnya sebagai alternatif pembanding. Operator harus memperhatikan regulasi dan kompetisi usaha yang ada.

Baca Juga:   Indosat Ooredoo dan XL Axiata Dorong Kesiapan Layanan 5G 

Melihat implementasi 4G diperlukan waktu sekitar 4 tahun untuk menjalankan teknologi tersebut. Jadi dalam implementasi 5G diperlukan juga waktu lebih awal untuk dapat di implementasikan secepatnya.

Dian Siswarini juga mengungkapkan bahwa operator sangat berharap bahwa teknologi baru ini betul-betul bisa dilaksanakan dan teknologi ini tidak hanya digunakan untuk 5G tetapi juga bisa digunakan untuk 4G agar dapat diimplementasikan secara maksimal.

Ada titik terang di tahun 2020 dengan melihat regulasi baru yang dapat mendorong network sharing dan frequency sharing. Operator berharap pemerintah dapat membantu dengan memberikan infrastruktur yang terjangkau.

Selain itu operator berharap penyelenggara infrastruktur sharing juga dapat bekerja sama dengan operator dalam menjalankan frequency sharing kepada pelanggan.

(amr)