Ini Penjelasan Alquran dan Sains Terkait Munculnya Petir

Ini Penjelasan Alquran dan Sains Terkait Munculnya Petir

PETIR merupakan gejala alam yang biasanya muncul ketika hujan. Ketika itu langit memunculkan kilatan cahaya yang menyilaukan. Beberapa waktu kemudian disusul suara menggelegar yang disebut guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan cahaya.

Cahaya yang dikeluarkan petir lebih terang ketimbang cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagaimana dirangkum Okezone, cahaya luar biasa yang dikeluarkan petir itu sudah lama dijelaskan dalam kitab suci Alquran, yakni dalam Surah An-Nur Ayat 43.

Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Alam Semesta Makin Luas 

“Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)-nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka terlihatlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. ” (QS An-Nur: 43)

Ketika seseorang merenungi soal petir, bisa dipahami bahwa peristiwa alam ini adalah hal yang luar biasa. Kekuatan dahsyat tersebut muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif yang tak terlihat oleh mata telanjang.

Baca juga: Ini Partikel Terkecil di Dunia seperti Dijelaskan Alquran dan Sains 

Dalam ayat lain di kitab suci Alquran, Allah Subhanahu wa ta’ala menyebut petir adalah fenomena yang menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya.

“Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dialah Tuhan Yang Maha keras siksa-Nya. ” (QS Ar-Ra’d: 13)

Wallahu a’lam bishawab .

(han)