Menkominfo Ingin Platform Media Sosial di Indonesia Lebih Aktif Tangani Hoaks Covid-19

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyesalkan maraknya hoaks Covid-19 yang tersebar di platform media sosial seperti Facebook hingga Twitter. Dia kemudian mengimbau agar platform media sosial lebih aktif dalam membersihkan ruang digital dari hoaks.

Seperti diketahui, hoaks Covid-19 di media sosial  ikut meningkat di tengah maraknya kasus saat ini. “Saya menyesalkan banjir informasi yang tidak tepat dan sangat memengaruhi laju pemulihan pandemi Covif-19 di Indonesia, ” ujar Johnny dalam keterangan pers seperti dikutip, Senin (19/7/2021).

BACA JUGA:

–  4 Bahaya Beli Followers untuk Akun Media Sosial

–  Marak Hoaks Covid-19, Joe Biden Sebut Media Sosial Bisa Membunuh

Selain itu, platform juga diminta ikut menyebarkan informasi kebijakan dan penanganan Covid-19 oleh pemerintah, termasuk percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.

“Penyebaran berita bohong sangat memengaruhi pemikiran manusia, yang menjadi taruhan adalah nyawa saudara-saudari kita sebangsa Indonesia. Sudah banyak yang jadi korban dari penyebaran infodemi yang kian masif ini, kita tidak boleh menyerah kalah, ” pungkasnya.

(nit)